Gubernur BI Jadi Tersangka Kasus Transfer Dana ke DPR

29 01 2008

Kasus transfer dana BI ke DPR semakin terang. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah bersama 2 pejabat BI lainnya sebagai tersangka. “BA (Burhanuddin Abdullah–red) sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Jumat lalu,” ungkap Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah kepada detikcom, Senin (28/1/2008). Burhanuddin ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur Hukum BI Oey Hoeng Tiong dan mantan Kepala Biro Komunikasi Bank Indonesia Rusli Simanjuntak. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dalam rapat pimpinan KPK pada Jumat 25 Januari 2008 lalu. “Kasusnya sekarang sudah masuk dalam penyidikan,” kata Chandra.  Apakah ketiga orang itu tidak ditahan? “Kita tunggu perkembangannya nanti,” kata Chandra. Untuk sementara, KPK belum mengincar ada tersangka lain dalam kasus ini, termasuk dari kalangan DPR yang menerima uang. “Kalau itu, tunggu hasil penyelidikan,” tandas Chandra.

Oey Mengaku Belum Tahu

Oey saat dihubungi detikcom mengaku belum mengetahui status barunya itu. Saat dihubungi, Oey mengaku sedang rapat. “Saya belum tahu. Saya sedang rapat,” kata Oey kemudian mematikan telepon selulernya. Kasus ini terungkap saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ada Rp 31 miliar dana BI mengalir ke DPR saat proses pembahasan amandemen beberapa UU Keuangan pada tahun 2004 lalu. Transfer ini diduga untuk memuluskan proses amandemen. (Sumber: DetikFinance)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: