47 Emiten Saham Telat Lapor ke BEI

8 04 2008

beiBursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan telah terjadi keterlambatan sejumlah emiten dalam menyerahkan laporan keuangan audit tahun buku 2007.

Berdasarkan data BEI, 57 emiten terlambat menyerahkan laporan keuangan auditan tahun 2007. Emiten-emiten tersebut terdiri dari 49 emiten penerbit saham dan obligasi dan 8 emiten penerbit obligasi saja.

“Dari 57 perusahaan tersebut, 2 diantaranya belum wajib menyampaikan laporan keuangan auditan 2007 yaitu PT Courts Indonesia Tbk (MACO) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM),” jelas Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEI, Ignatius Girendroheru, dalam pengumuman BEI, Senin (7/4/2008).

Dengan demikian komposisi jumlah emiten yang terlambat menyerahkan laporan
keuangan auditan 2007 terdiri dari 47 emiten saham dan 8 emiten obligasi.

Dari 47 emiten saham yang terlambat, 15 diantaranya telah menyampaikan surat keterangan keterlambatan. Kemudian 11 emiten telah menyampaikan laporan keuangan auditan 2007, namun melewati batas waktu.

Dengan demikian sekitar 21 emiten saham terlambat menyerahkan dan tidak menyampaikan surat keterangan keterlambatan kepada BEI.

Diantara 21 emiten saham yang belum menyerahkan dan tidak memberikan surat keterangan keterlambatan mencakup perusahaan-perusahaan besar seperti PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Alfa Retailindo Tbk (ALFA), PT Bhakti Investama Tbk (BHIT), PT Agis Tbk (TMPI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan sebagainya.

Sementara diantara 15 emiten saham yang belum menyerahkan namun telah memberikan surat keterangan terlambat mencakup PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) dan sebagainya.Kemudian dari 11 emiten saham yang sudah menyerahkan namun melewati batas waktu meliputi PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan sebagainya.

Sementara dari 8 emiten obligasi yang belum menyerahkan meliputi PT Thames Pam Jaya (AIRJ), PT Maspion (MASP), PT Perusahaan Listrik Negara (PPLN), dan sebagainya.

“Menurut peraturan, batas waktu penyampaian laporan keuangan adalah pada 31 Maret 2008. Bagi emiten yang tidak memenuhi kewajiban dapat dikenakan sanksi. Namun sebelumnya BEI akan menyampaikan surat peringatan I atas keterlambatan tersebut,” ujar Ignatius.

Sementara dari 436 emiten (387 emiten saham-obligasi dan 49 emiten obligasi saja) yang terdaftar di BEI, 379 emiten telah menyerahkan laporan keuangan auditan tahun tahun buku 2007.

379 emiten tersebut terdiri dari 338 emiten saham-obligasi dan 41 emiten obligasi saja.


Aksi

Information

One response

22 04 2011
resti

blh tau nama2 perusahaan yg telat menyampaikan laporan keuangan auditan 2007.kebetulan sy perlu bwt skripsi sy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: