Akankah Terjadi Krismon Babak ke-2??

9 04 2008

IMFGonjang-ganjing ekonomi Amerika Serikat dimulai dari skandal kredit pemilikan rumah (subprime mortgage) Juli 2007, semakin meluas dan tak terkendali. Resesi mengancam dunia. Perekonomian dunia, termasuk Indonesia pun terancam kembali terpuruk untuk kedua kali.

Dari beberapa kajian yang diterbitkan maupun dipublikasikan oleh kalangan perbankan dan pengamat ekonomi di negeri kita, hampir semuanya mengaku sangat khawatir bila krismon jilid kedua melanda Indonesia. Karena tanda-tanda akan terjadinya krisis moneter semakin jelas. Harga energi yang melambung, APBN bolak-balik direvisi, SUN (Surat Utang Negara) pun kini juga sudah diambil alih oleh pemerintah turut menjadi faktor terjadinya stagflasi.

Di Indonesia, saat krisis moneter menerpa tahun 1998, saat semua sektor mengalami multikrisis, sektor perbankan tidak dapat berbuat apa-apa. Bahkan, banyak bank kolaps dan akhirnya dibekukan pemerintah, di mana kewajiban bank menjadi beban pemerintah.

IMF=Teroris Finansial?

Senin kemarin, IMF (International Monetary Fund) terlihat mulai melakukan aksi-aksi manuver. Melalui Direktur Pelaksana IMF, Dominique Strauss-Kahn, direncanakan segera melikuidasi persediaan cadangan emasnya sebesar 403.3 ton untuk segera melakukan tindakan “stabilisasi” perekonomian.

Strauss-Kahn berharap campur tangan pemerintah untuk meredam spekulan pada pasar modal seprti obligasi, surat utang negara, psar properti dan sektor perbankan. “Intervensi pemerintah ini merupakan garda ketiga untuk mengamankan dan mendukung kebijakan moneter dan fiskal,” katanya..

“Bagaimanapun juga usaha ini harus ditempuh untuk merestruktusisasi pinjaman. Berkenaan dengan industri perbankan, jika permodalan perusahaan swasta tidak diperkuat dengan cepat, maka mereka akan terus mengutang dari bank dan dalam jangka panjang ini merepotkan pemerintah,” tandas Strauss- Kahn seperti dikutip Times, Senin (07/04).

Pejabat Departemen keuangan dan bank sentral sejumlah negara telah bertemu dan sepakat untuk merdam gejolak resesi ekonomi Amerika, sehingga tidak merembet lebih buruk. Mereka sepakat untuk mencegahnya, dari hal-hal kecil hingga kemungkinan pada kondisi yang sangat rumit dan tak terpecahkan.

Hampr dipastikan bahwa dampak krisis global ini masih panjang. Karena kerugiannya bukan hanya Indonesia, bahkan sekuritas dan perbankan di hampir seluruh dunia. Dampak, efek dominonya sangat besar, dan belum berhenti sampai beberapa waktu ke depan

Huru-hara perekonomian dunia ini menurut saya ialah sebagai akibat dari aksi spekulan yang indikasinya didalangi oleh IMF, jahatnya tidak kalah dibandingkan teroris yang mengacau dengan bom mematikan. Ini ulah teroris di pasar finansial. Anda jangan melihat teroris seperti di Bali saja. Sebab saat ini, terorisme di pasar finansial pun ada. Mereka mengacaukan ekonomi dunia, dan perekonomian dunia termasuk membuat kenaikan harga minyak. Kenaikan harga minyak bukan karena permintaan riil, tetapi ulah spekulator,

Coba kita tengok ke belakang, tahun 1998 lalu, IMF dengan arogannya mampu mendikte berbagai kebijakan moneter kala itu. Soeharto plus Menteri-menteri garda ekonomi selalu manggut-manggut nurut apa kata IMF, beda dengan yang dilakukan PM. Malaysia, Mahathir Muhammad.

Malaysia menerapkan fixed rate saat itu, karena tindakan Malaysia tersebut bangsa Asia sempat digoblok-goblokkan, dicemooh dan ditertawakan oleh Amerika. Namun, hanya Malaysia lah yang lolos pertama dari jeratan krisis moneter dan Indonesia baru tahun kemarin melunasi seluruh hutang dari IMF.

Sekarang yang menjadi concern bersama, yakni jangan pernah biarkan IMF bisa keluar masuk dengan bebas ke Indonesia!!


Aksi

Information

One response

15 04 2008
Arif Rahmanto

Hajar IMF…. Teror IMF … !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: