Mencermati Pergerakan Saham Perkebunan

18 07 2008

Kinerja saham produsen minyak sawit mentah (CPO) memang tengah merosot. Sebetulnya, fenomena ini jadi kesempatan investor mengoleksi saham potensial selagi harga murah. Tapi, tentu saja harus cermat memilih.

Di tengah harga saham berbasis CPO yang anjlok terdorong penurunan harga komoditas itu di pasar global, emiten perkebunan masih mampu membukukan kinerja mencolok. Produknya terus meningkat dan ekspansi lahan pun tak pernah kendur. Hal ini sejalan dengan prediksi bahwa permintaan CPO takkan pernah surut di masa mendatang.

PT London Sumatera Tbk (LSIP), misalnya, mencatatkan peningkatan kinerja cukup signifikan. Produksi minyak sawit mentah LSIP selama Januari-Juni 2008 tumbuh 5,49% menjadi 159.459 ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 151.157 ton.

Selama semester I 2008, volume penjualan CPO LSIP naik 14,35% menjadi 167.226 ton dibanding periode sama 2007 sebesar 146.238 ton. Volume penjualan bibit kelapa sawit meningkat 24,55% menjadi 9,921 juta bibit dibanding periode sama 2007 sebesar 7,966 juta bibit.

Trimegah Securities dalam riset hariannya memaparkan, volume penjualan CPO LSIP semester pertama merefleksikan 45,4% asumsi volume penjualan CPO 2008 sebesar 368.131 ton. Namun secara historis, sudah merefleksikan 44% dari volume penjualan satu tahun penuh.

Sementara saham lain yang masih punya prospek cerah adalah PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Perseroan pada semester I 2008 berhasil meningkatkan produksi CPO 19,9% menjadi 494.074 ton dibanding periode sama 2007 sebesar 411.976 ton, ditunjang naiknya produksi CPO Juni sebesar 84.412 ton.

Kenaikan produksi dipicu meningkatnya produksi tandan buah segar (TBS) AALI sebesar 17,3 %, dari 1,67 juta ton menjadi 1,96 juta ton. Juga, karena bertambahnya lahan sebesar 9% menjadi 244.269 hektar dari 224.064 hektar tahun lalu.

Sedangkan PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) terus berusaha menciptakan pertumbuhan. Sebagai salah satu produsen minyak sawit mentah terbesar di Indonesia, SGRO berencana menanam sawit seluas 90 ribu hektar tahun ini. Perseroan saat ini akan memprioritaskan penanaman sawit di lahan sendiri yang masih kosong.

Pada awal tahun ini, perseroan sudah merealisasikan penanaman kelapa sawit sebanyak 3.500 hektar. Namun demikian, SGRO tetap berupaya untuk mengakuisisi beberapa perkebunan sawit. Selain itu, menjelang akhir tahun perseroan juga berencana untuk menerbitkan saham baru dan obligasi sebagai sumber dana ekspansi.

Namun, keluarga Sampoerna dikabarkan akan menjual 4,76% saham di PT Sampoerna Agro Tbk senilai Rp 297,2 miliar. SGRO melepas 90 juta saham dengan harga Rp 3.303 per sahamnya. Credit Suisse kabarnya telah menyelasaikan transaksinya pada awal Juli 2008.

GZCO pun menganggarkan harga beli Rp 100 juta per hektar untuk kebun sawit dengan kondisi tanah bagus dan Rp 80 juta dengan kondisi tanah sedang. Dengan demikian total dana yang harus disiapkan untuk akuisisi tersebut adalah Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun, 50% di antaranya berasal dari dana internal. Tahap awal, perseroan akan menggunakan dana hasil IPO

Satu lagi saham perkebunan yakni PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) baru saja mendapat komitmen kredit Rp 364 miliar atau 65% dari total kebutuhan investasi Rp 560 miliar dari Bank Negara Indonesia. Dana itu akan digunakan untuk mengembangkan lahan sawit 14.000 hektar di Kalimantan Barat milik anak usaha PT Bumi Perkasa Gemilang.


Aksi

Information

One response

18 07 2008
ruben

mbak/mas hehehe… wordpressnya pasangi iklan biar dapat duit aku liat di search engine blog saudara lumayan teratas , ni link program bisnis yang menyediakan iklan dan kita dapat bayaran
http://www.kumpulblogger.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: