Obama Dinilai Mampu Pulihkan Wall Street Lebih Baik

3 11 2008

Indeks saham di bursa Wall Street New York akan pulih tak peduli siapa kandidat yang akan terpilih pada Pemilu Presiden AS pada 4 November 2008 waktu setempat, namun pemulihan pasar akan lebih tinggi jika yang terpilih adalah calon presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama.

Kondisi perpolitikan di Amerika Serikat mau tidak mau akan memengaruhi pasar keuangan meski saat ini dalam masa gejolak. Bahkan pasar menanti aksi nyata kandidat terpilih untuk memulihkan pasar dari krisis. Namun sejumlah analis memprediksi siapapun capres terpilih harus mampu memulihkan pasar.

“Ekonomi AS ini sangat besar, mesin raksasa, dan presiden menjadi tulang punggung penentu perekonomian,” kata Ron Florance, Wells Fargo Private Bank Director of Asset Allocation.

Bagaimanapun, sejumlah analis optimistis gejolak pasar modal tidak dapat bergerak kemana-mana saat ini, namun tahun depan bisa naik, tidak peduli bagaimana hasil akhir Pemilu Gedung Putih. “Ini belum waktunya untuk membaik,” kata Florance.

Pasar modal merupakan bagian dari perekonomian, dan dibawah kepemimpinan Barack Obama atau John McCain, perlu secepatnya memulihkan perekonomian.

Robert Froehlich, investment strategist Deutsche Bank mengatakan sektor energi alternatif harus diusahakan membaik dan kemungkinan indistri kertas serta baja akan menghadapi tantangan.

Di bawah kepemimpinan McCain, misalnya, kata Froehlich, tampaknya akan memberi energi besar bagi perusahaan untuk membukukuan keuntungan karena dia tidak mendukung penurunan keuntungan pajak dan perusahaan finansial juga mengangguk untung karena McCain masih mempertahankan pajak dividen, pajak capital gain jangka panjang dan pajak perumahan.

“Namun jangan berharap akan apa yang dijanjikan kandidat presiden untuk krisis kredit ini, saya akan terus melanjutkan rencana saya sendiri,” kata Froehlich.

Indeks Dow Jones industrial average (DJIA) dan indeks Standard & Poor’s 500 membukukan kenaikan lebih besar ketika presiden dari Partai Demokrat akan terpilih. Tetapi statistik ini tidak mencatat kebijakan partai ini mampu mendorong pasar modal. Disisi lain sejumlah indeks harga saham membaik jika yang terpilih kandidat dari Partai Demokrat dibandingkan kandidat Partai Republik.

Statistik ini merupakan catatan dari sejarah Yale Hirsch dalam Presidential Election Cycle Theory berjangka empat tahunan. Teori ini menyatakan pasar modal akan membaik pada pemilu presiden tahun ini.

Pada perdagangan akhir pekan, indeks saham di bursa Wall Street AS melonjak hingga kenaikan mingguan tertinggi dalam 34 tahun setelah bank snetral As, Federal Reserve memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 1%, level terendah 50 tahun.

Namun indeks Standard & Poor’s 500 mencatat penurunan bulanan terburuk sejak 1987 periode Oktober 2008. Sepekan lalu S&P 500 naik 10% menjadi 968,75 ketika Dow Jones Industrial Average melejit 11% menjadi 9.325,01. Keduanya mencatat kenaikan tertinggi sejak Oktober 1974 setelah sempat anjlok ke level terendah lima tahun pada 27 Oktober. MSCI World Index, indeks saham 23 pasar negara berkembang, melonjak 9,8% menjadi 957,25.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: