Paket Stimulus China Tak Sepopuler Muram Ekonomi AS

11 11 2008

Krisis KreditJika bursa di Asia ditutup menguat pada perdagangan Senin (10/11) setelah ada kabar China meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai hampir US$ 600 miliar, tetapi tidak begitu dengan Wall Street.

Wall Street memang sempat menyambut positif atas paket stimulus ekonomi China yang akan meredam volatilitas pasar akibat tekanan krisis global itu.

Namun sentimen positif itu tak berlangsung lama, karena kemudian pasar kembali mencemaskan kondisi perekonmian AS yang semakin suram.

Itu terlihat dari kejatuhan saham General Motors yang cukup dalam, kemudian rencana pemerintah AS untk terus mendukung perusahaan asuransi raksasa AIG dengan kucuran hingga US$ 150 miliar.

Belum lagi muncul kabar DHL, perusahaan logistik raksasa AS, berencana mengurangi jumlah karyawannya hingga 9.500 orang, dan laporan keuangan Lehman Brothers yang terus memburuk.

Semua sentimen negatif itu membuat indeks Dow Jones harus berakhir jatuh sekitar 73 poin menjadi 8.870.

Sedangkan indeks lainnya juga turun lebih dari 1%. Indeks Standard & Poor’s 500 turun 11,78 poin menjadi 919,21, dan indeks Nasdaq jatuh 30,66 poin menjadi 1.616,74.

Para pelaku pasar menilai bahwa meski paket stimulus ekonomi China itu menjadi kabar psoitif bagi pasar di seluruh dunia, karena akan ikut meredam gejolak pasar, namun stimlus itu sendiri tak terlalu berimbas langsung terhadap ekonomi AS.

Sementara itu, pemerintahan Presiden AS George W. Bush berupaya agar tim ekonomi presiden terpilih Barack Obama untuk terlibat penuh dalam hal-hal yang akan dibahas pada KTT finansial G20 yang akan berlangsung pekan depan di Washington.

Obama diminta untuk juga ikut membahas krisis finansial global.

Akan tetapi, lewat juru bicaranya Stephanie Cutter memastikan tidak akan menghadiri pertemuan para pemimpin dunia G20 untuk membahas krisis ekonomi di Washington 15 November 2008. Sebab, menurut Obama, “hanya ada satu presiden dalam satu waktu,” katanya.

Obama berhati-hati untuk tidak mengambil wewenang presiden saat ini. Para pembantunya juga berjaga-jaga untuk tidak terlalu dihubungkan dengan kebijakan talangan perbankan US$ 700 miliar, yang tetap tidak populer di antara para pemilih. (riset-iwan)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: