F.A.Q Seputar G-20

18 11 2008

g20summitbushApa itu G-20?

G-20 adalah pengelompokan negara-negara besar di dunia yang angota-anggotanya menyumbang 85 persen dari nilai perekonomian dunia.

G-20 terdiri dari negara-negara maju yang berada dalam G-8 maupun negara-negara yang nilai ekonominya semakin penting seperti Brazil, Cina dan Indonesia.

Kelompok ini dibentuk pada tahun 1999 setelah terjadi krisis finansial Asia untuk membahas kerjasama internasional di kalangan menteri keuangan dan gubernur bank sentrak.

Negara-negara berkembang yang perekonomiannya semakin kuat, seperti Cina, India dan Brazil merasa mereka kurang terwakili dalam badan-badan seperti IMF dan Bank Dunia.

Brazil sekarang menjadi ketua G-20, Inggris Raya akan menjadi ketua tahun depan.

Apa tujuan utama pertemuan Washington?

Pertemuan ini diadakan atas ide para pemimpin Eropa seperti Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown.

Mereka berpendapat bahwa krisis keuangan global yang terjadi sekarang disebabkan oleh kurangnya regulasi sektor keuangan, terutama di Amerika Serikat.

Mereka menghendaki koordinasi global yang lebih erat, misalnya dengan pengurangan suku bunga dan penambahan belanja negara untuk mengatasi resesi.

Para pemimpin Eropa berharap pertemuan ini bisa menyepakati garis besar reformasi badan-badan keuangan internasional seperti IMF.

Apa yang kemungkinan bisa dicapai dalam pertemuan ini?

Pertemuan ini mungkin akan memfokuskan diri pada langkah-langkah jangka pendek untuk merangsang perekonomian global dan memperbaiki sistem finansial global. Termasuk jaminan bagi perbankan dan kemungkinan penambahan belanja pemerintah secara global.
Pembahasan untuk melindungi negara-negara miskin dari dampak krisis ini juga akan berlangsung.

Meskipun banyak kalangan cemas dengan fluktuasi mata uang, kecil kemungkinan pertemuan ini menyepakati aksi yang bisa mempengaruhi pasar uang internasional.

Apa hambatan yang mungkin terjadi?

Ada beberapa, misalnya presiden Amerika yang baru, Barack Obama, belum dilantik, dan kalaupun Presden Bush meneken satu perjanjian, Kongres yang dikuasai Partai Demokrat harus setuju.

Masalah lainnya adalah ada perbedaan pendapat besar mengenai bagaimana melakukan regulasi perekonomian global.

Kecil kemungkinan Amerika sepakat dengan satu standard yang berlaku untuk sistem ekonomi domestik Amerika, seperti yang diminta negara-negara Eropa.

Selain itu kalau negara-negara kuat baru seperti Cina dan Brazil mempunyai suara lebih besar di IMF dan Bank Dunia, ini berarti pengaruh negara-negara Eropa akan berkurang.

Apakah akan ada perjanjian besar baru seperti pada tahun 1944 yang menandai pembentukan IMF dan Bank Dunia?

Sejumlah negara memang menghendaki agar pertemuan ini memulai proses ke arah itu, yang juga ditandai dengan sistem nilai tukar mata uang tetap.

Tetapi dewasa tidak banyak keinginan untuk mengganti sistem nilai tukar mata uang mengambang, karena perjanjian perdagangan bebas global sedang macet.

Yang terakhir, pertemuan ini mungkin membahas sistem regulasi keuangan global baru, tetapi untuk sampai ke sana harus ada konsensus mengenai prinsip-prinsip regulasinya dulu.

Apakah regulasi ini akan menggantikan regulasi perbankan sekarang yang diatur dalam Perjanjian Basel.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: