Kisruh Protes di Mesir dan Rilis NFP Menjadi Fokus Utama Pekan Ini

31 01 2011

source: REUTERS

Dolar AS melejit di akhir perdagangannya pekan lalu, Jum’at (28/01), pasar finansial berubah secara dramatis akibat meningkatnya eskalasi kekisruhan di Mesir.

Bursa ekuitas terjerembab, memasuki zona merah sedangkan investor kembali cenderung memburu asset safe-haven termasuk diantaranya adalah Dolar AS, obligasi dan komoditas, khususnya emas.

Harga minyak rebound, menguat, akibat investor yang mulai khawatir bahwa protes yag terjadi di Mesir akan cepat menyebar, mempengaruhi negara-negara sekawasan di Timur Tengah, yang ujung-ujungnya berdampak pada terganggunya pengiriman minyak dari negara-negara anggota OPEC di Timur Tengah.

Tunisia juga terpengaruh atas kisruh di Mesir, dua minggu yag lalu. Kerusuhan yang terjadi di Tunisia dipicu oleh naiknya harga pangan, tingginya tingkat pengagngguran dan merajalelanya korupsi di negara tersebut.

Hampir seluruh problematika yang terjadi akibat imbas kejadian di Mesir. Gelombang protes terjadi merata di berbagai kawasan, meluas dari kawasan Kairo, Alexandria, Suez dan berbagai kota lainnya dibawah kepemimpinan Presiden Hosni Mubarak.

Mesir adalah negara yang secara dinamis, berpengaruh besar di sekitar kawasan Arab. Dan jika instabilitas terjadi kawasan Arab maka besar kemungkinan perekonomian global akan turut merasakan dampaknya.

Perubahan yang paling mencolok terlihat dalam rapat FOMC Januari pekan lalu, dengan suara bulat the Fed sepakat menjaga tingkat bunga di level 0-0,25% dan kembali melanjutkan program pembelian aset sebesar $ 600 Milyar sampai dengan Juni 2011.

Perekonomian AS solid bergerak positif dengan tingkat pertumbuhan rata-rata hingga sebesar 3.3% di Q4, meski dibawah angka ekspetasi yakni 3.5%, namun terbilang cukup solid.

Data Price index, naik 0.3% meski diproyeksikan pada tingkat 1.7%. Sedangkan volatilitas durable goods orders masih berada pada level mengecewakan, turun -2.5% di bulan Desember; sedangkan Initial jobless claims melonjak tajam, kembali menjadi 454k.

Dua bank sentral akan memutuskan tingkat bunga acuannya pekan ini, RBA dan ECB. Diproyeksikan tetap pada tingkat 4.75% dan 1.00%. Selanjutnya data tenaga kerja dari AS, khususnya Non-Farm Payrolls (NFP) menjadi fokus utama sepanjang pekan ini. Data NFP diproyeksikan positif menjadi 133k dari semula 103k tingkat pekerja diluar sektor perkebunan.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: